Porostimur.com – Ambon: Politisi senior PDI-Perjuangan Maluku, Evert Kermite meminta Murad Ismail agar mundur dari jabatannya selaku Ketua DPD PDI-Perjuangan Maluku.
Permintaan ini disampaikan Kermite karena dia menilai Murad telah melakukan pelanggaran dan melecehkan martabat partai.
Kepada jurnalis Porostimur.com, Kamis (30/9/2021), Kermite mengatakan, sebagai senior yang sudah puluhan tahun berjuang bersama PDI-Perjuangan, dirinya sangat menyesalkan sikap politik Murad Ismail sebagai Ketua DPD.
Di mata Kermite, paling tidak Murad Ismail telah melakukan dua kali pelanggaran prinsipil yang mencoreng muruah partai.
“Yang pertama ketika PPP Wilayah Maluku Muswil, di mana di depan Wakil Ketua Umum PPP yang adalah Wakil Menteri Agama RI, dia dengan lantang menyatakan walaupun saya Ketua DPD PDI-Perjuangan, saya akan memperjuangkan saudara Azis Hentihu sebagai bupati Pulau Buru, itu pelanggaran prinsip lho pelanggaran sangat prinsip,” beber Kermite.
“Lalu yang berikutnya kemarin dalam Sidang Paripurna DPRD tampil lagi dia untuk mengoreksi anggota DPRD yang terhormat saudara Edwin Huwae. Ngak pantas itu. Nah karena itu seharusnya bidang kehormatan partai segera menyikapi apa yang dilakukan oleh saudara Murad. Saya nilai pelanggaran yang sangat prinsip loh dan sangat tidak bermanfaat bagi pengembangan partai kedepan,” imbuhnya.




