Abu Rahyan alias Al-Biruni, Ilmuwan Jenius yang Dikagumi Dunia Barat

oleh -16 Dilihat
Al Biruni disebut sebagai guru dari segala ilmu, karena beliau menguasai banyak disiplin ilmu, karena hal itu pula beliau dikagumi ilmuwan barat. Foto ilustrasi/ist.

Selain itu, mengembangkan teori-teori yang sudah mapan. Bahkan mengkritik dan mengoreksi terhadap teori yang kebanyakan sudah ada di banyak bidang ilmu pengetahuan.

Saat Abu Sa’id Sijzi menciptakan Astrolabe heliosentris yang dinilai akurat, Al-Biruni tetap membuat dan mengembangkan Astrolabenya sendiri. Hasilnya, Astrolabe yang diberi nama Al-Ustawani itu tidak hanya dapat mengukur gerak benda langit, tapi juga bisa mengukur lokasi-lokasi di bumi yang sulit dijangkau seperti pegunungan.

Temuan yang Mengagumkan

Salah satu temuan orisinil dari Al-Biruni adalah penghitungannya terhadap panjang lingkar bumi. Di mana Abad ke 11, Eropa masih meraba-raba antara kebenaran teori bumi bulat atau bumi datar.

Biruni menyatakan bahwa jarak keliling bumi adalah 40.225 Km. Di mana penghitungan modern saat ini adalah 40.074. Dengan demikian penghitungan Al-Biruni sangat akurat, yakni mencapai ketepatan hingga 99,62 persen dan hanya menyimpang 0,38 persen saja.

Al-Biruni pernah memaparkan koordinat sangat akurat garis bujur dan lintang 600 kota penting di masanya dalam karyanya Tahdid Nihayat Al-Amakin Li-Tashih Masafat Al-Masakin (ketetapan koordinat lokasi untuk mengoreksi jarak antarkota). Semuanya lengkap dengan ukuran jarak antarlokasi dan juga arahnya menuju kiblat.

No More Posts Available.

No more pages to load.