Sebagai pembanding, Yamaha Aerox dijejali mesin 155 cc, 4-tak, SOHC, yang di atas kertas bisa memuntahkan tenaga sebesar 11.3 kW di 8.000 rpm dan torsi 13.9 Nm di 6.500 rpm.
Jika melihat spesifikasi di atas kertas, torsi Airblade sedikit lebih unggul 0,7 Nm dibanding Aerox. Namun Aerox punya unggul 0,1 kW soal tenaga.
Bagaimana dengan power weight to ratio (PWR)-nya? biasanya jika hasil mendekati angka 1 maka motor bisa lebih asyik diajak berakselerasi dan mudah untuk manuver.
Aerox tipe ABS yang memiliki bobot 125 kg, jika dihitung PWR-nya berdasarkan tenaga motor dengan bobot basah maka hasilnya, Aerox punya PWR sekitar 0,0904 (kW/kg). Sedangkan versi standar lebih ringan 3 kg, punya PWR sekitar 0,0926 (kW/kg).
Test ride All New Aerox 155 Connected Foto: Yamaha
Sementara itu Airblade 160 diketahui punya bobot 114 kg. Sedangkan PWR-nya bisa mencapai 0,0982 (kW/kg).
Honda Airblade 160 sudah mulai dipasarkan di Vietnam. Konsumen setempat yang mau membeli unitnya harus menyiapkan mahar 56,69 juta dong atau berkisar Rp 36,5 jutaan. Sedangkan Aerox di Indonesia untuk trim standar saat ini dijual mulai dari Rp 27.775.000, dan Aerox versi tertingginya Rp 31.560.000.
sumber: detikoto








