Dalam kesempatan ini, AHY memuji Puan sebagai tokoh politik perempuan dengan rekam jejak yang lengkap baik di parlemen dan pemerintahan.
“Masa depan adalah miliik kita, generasi muda, Mbak Puan adalah salah satu tokoh pemimpin, politisi perempuan yang hebat, lengkap rekam jejaknya, baik di parlemen maupun di pemerintahan, tentunya banyak hal yang bisa beliau sampaikan dan kami diskusikan bersama,” katannya.
“Kami pun demikian, saya termasuk yang ingin terus memberikan manfaat dan juga berperan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan latar belakang yang berbeda, tetapi sekarang dalam dunia politik yang sama mudah-mudahan silaturahim tadi tentu tidak hanya membicarakan politik praktis, politik Pemilu 2024, tetapi banyak lagi isu kebangsaan, isu negara, dan isu rakyat yang bisa kita rajut bersama,” kata AHY menambahkan.
Dalam kesempatan ini, Puan mengaku membicarakan banyak hal dengan AHY selama sekitar satu jam. Puan berharap komunikasi dengan Partai Demokrat dapat terus terjalin.
“Kami bersepakat bahwa ini tidak boleh berhenti sampai di sini, bicara politik itu bukan berarti stop sampai di sini seolah-olah selesai, tetapi karena memang politik itu penuh dengan dinamika, sangat dinamis, tentu untuk bisa mencapai titik temu di tengah saja perlu waktu untuk bicara-bicara terus. Namun, kalau tidak pernah ketemu, tidak pernah bicara, tentunya akan selalu ada miskomunikasi. Jadi ini mungkin pertemuan yang pertama, tetapi insyaallah bukan pertemuan yang terakhir,” katanya.




