Alqassam Kasuba Dorong Gastronomi Maluku Utara Jadi Mesin Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal

oleh -58 Dilihat
Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi PKS daerah pemilihan Maluku Utara Izzuddin Alqassam Kasuba, menyambut positif program Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 yang didorong Kementerian Pariwisata.

Dari Gohu Ikan hingga Rempah, Cerita Maluku Utara Ada di Meja Makan

Kekuatan gastronomi Maluku Utara, menurut Alqassam, dapat dibangun dari kekayaan kuliner yang telah hidup di tengah masyarakat.

Gohu ikan, papeda, ikan kuah kuning, gatang kenari, air guraka dan bagea hanyalah sebagian dari ragam pangan yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Di balik makanan tersebut terdapat bahan baku dan pengetahuan lokal yang tidak kalah penting. Pala, cengkeh, kenari, sagu dan hasil laut merupakan bagian dari rantai pangan sekaligus sejarah kehidupan masyarakat Maluku Utara.

“Gohu ikan misalnya, jangan berhenti sebagai menu makanan. Di dalamnya ada cerita tentang laut, nelayan, bahan pangan, rempah, tradisi masyarakat, dan ekonomi lokal. Kalau cerita itu dikemas menjadi pengalaman wisata, nilai ekonominya bisa jauh lebih besar,” ujarnya.

Karena itu, Alqassam mengingatkan agar pengembangan gastronomi tidak berhenti pada promosi restoran atau penyelenggaraan festival kuliner.

Baca Juga  Istana Proses Keppres Pemecatan Listyo Sigit dari KSP

Yang lebih penting adalah membangun ekosistem.

Petani, nelayan, pelaku UMKM, chef, restoran, desa wisata, pelaku ekonomi kreatif, komunitas budaya hingga pengelola destinasi harus terhubung dalam satu rantai nilai pariwisata.

Dengan model tersebut, wisatawan tidak hanya membeli makanan. Mereka juga ikut menghidupkan mata rantai ekonomi dari hulu hingga hilir.

No More Posts Available.

No more pages to load.