Anies, Prabowo dan Ingatan Republik tentang Amanah Konstitusi

oleh -23 Dilihat
Ansori

Pemikir hubungan internasional seperti Antonio Gramsci menjelaskan fenomena ini melalui konsep hegemoni, yaitu dominasi yang tidak hanya berlangsung melalui kekuatan militer tetapi juga melalui pengaruh politik, ekonomi, dan ideologi. Sementara itu teori world-system dari Immanuel Wallerstein menggambarkan bagaimana sistem dunia modern sering menempatkan negara-negara berkembang dalam posisi yang rentan terhadap dominasi negara-negara pusat.

Dalam perspektif realisme klasik, Hans Morgenthau bahkan menegaskan bahwa politik internasional pada akhirnya sering digerakkan oleh kepentingan kekuasaan (national interest) daripada idealisme moral.

Melalui lensa teori-teori tersebut, konflik di Timur Tengah tidak dapat dipahami hanya sebagai konflik regional semata. Ia juga merupakan bagian dari dinamika pertarungan pengaruh global.

Baca Juga  Polisi Selidiki Kecelakaan Maut di Area Pelabuhan PT GMM

Ironisnya, di tengah konflik yang menyentuh dunia Islam—baik Palestina maupun Iran—justru terlihat bahwa dunia Islam sendiri sering kali tidak berada dalam posisi yang solid. Sebagian negara memilih bersekutu dengan kekuatan Barat demi kepentingan keamanan dan ekonomi. Sebagian lainnya mengambil posisi konfrontatif. Sementara yang lain memilih berhati-hati demi menjaga stabilitas domestik.

No More Posts Available.

No more pages to load.