Antam Diduga Lakukan Kejahatan Lingkungan di Haltim, Pemda Langsung Turunkan Tim

oleh -49 views
Salah satu dampak pencemaran aktivitas perusahaan tambang di teluk Buli, Halmahera Timur, air laut di hilir kali Kukuba berubah warna jadi kecoklatan pekat. Foto: Salawaku Institut

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memanggil sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, yakni PT Feni, NKA, SDA, serta PT Antam Buli, guna melakukan klarifikasi dan verifikasi hasil temuan di lapangan.

“Senin kami akan panggil pihak PT Feni, NKA, SDA, dan PT Antam Buli untuk mengklarifikasi dan memverifikasi hasil temuan tim terkait sedimentasi di perairan Teluk Buli,” tegasnya.

Ricky menambahkan, pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya unsur kelalaian atau pembiaran dari pihak perusahaan.

“Kalau sampai didapati fakta adanya pembiaran, maka Pemda Haltim akan segera mengambil langkah tegas, termasuk melaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan juga ke direksi PT Antam pusat,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berjalan seiring dengan tanggung jawab lingkungan, demi menjaga keberlanjutan ekosistem dan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Baca Juga  Siaga El Nino 2026, Dinas Ketapang Tual Siapkan Strategi Jaga Ketahanan Pangan

(Tim)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.