Arab Saudi Belum Akui Vaksin Sinovac, Bagaimana Nasib Jamaah Haji Indonesia?

oleh -103 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum memasukkan Vaksin Sinovac ke daftar vaksin yang “diakui” untuk jamaah calon haji. Artinya, Indonesia memiliki kendala untuk bisa melancarkan pendaftaran haji tahun ini.

Namun menurut informasi yang beredar menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia sedang bernegosiasi dengan Arab Saudi agar mereka yang sudah mendapat Vaksin Sinovac tetap dapat mendaftarkan diri untuk ibadah haji 2021.

Di sisi lain, pertanyaan besar muncul, apakah mungkin jamaah calon haji yang sudah menerima Vaksin Sinovac kemudian disuntik Vaksin AstraZeneca supaya dapat izin masuk ke Arab Saudi?

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menerangkan bahwa ada baiknya sekarang kita menunggu kepastian kuota jamaah haji 2021.

“Ditunggu dulu ya. Pastikan kuota haji 2021 sudah dibuka atau tidak,” jelasnya seperti dilansir dari okezone.com, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga  Pemkot Ambon Berlakukan PSBB Transisi, Nikah Boleh-Pesta Tidak

Kemudian yang kedua, sambung Siti Nadia, kalau sekarang jamaah calon haji baru akan divaksin, maka suntikan kedua baru bisa tiga bulan lagi. “Artinya, nanti tidak sesuai jadwal keberangkatan,” tambahnya.

Sementara itu, jika ditanya apakah pencampuran dua merek vaksin dalam tubuh aman?

Siti Nadia menjawab, “Kalau soal aman, tetap aman. Sebab kami masih ada program vaksinasi dengan Vaksin AstraZeneca. Lagipula, BPOM dan ITAGI belum ada rekomendasi baru.”

Jadi, terang Siti Nadia, untuk saat ini ada baiknya masyarakat tetap menanti perkembangan kebijakan pemerintah.

“Kita lihat saja perkembangan kebijakannya ya,” tambah dia.

(red/okezone)

No More Posts Available.

No more pages to load.