Arab Saudi Berubah Semakin Bebas, Bagaimana Mekah dan Madinah?

oleh -73 views
Masjid Nabawi yang didirikan Nabi Muhammad SAW di Kota Madinah. (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

Porostimur.com, Riyadh – Arab Saudi mengalami transformasi besar menuju negara yang semakin bebas menyerap budaya dari luar.

Pemerintah dua tahun belakangan mulai mengizinkan perayaan seperti Natal, Tahun Baru, Valentine, hingga Imlek. Perayaan-perayaan itu tampak semarak di sejumlah kota di Saudi tahun ini.

Pemerintah juga melakukan amendemen peraturan kesopanan di ruang publik yang tidak lagi ketat. Para pria kini boleh memakai celana pendek kecuali di masjid dan kantor pemerintah.

Pertanyaan pun muncul, bagaimana dengan status dua Kota Suci, Mekah dan Madinah, di tengah semangat keterbukaan Saudi terhadap budaya luar? Apakah Natal hingga Valentine juga boleh dirayakan di sana?

Disitat dari CNNIndonesia.com, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Syekh Essam bin Abed Al-Taqafi mengatakan, perayaan-perayaan tahun baru masehi dan lain sebagainya, itu dipastikan dirayakan di luar Kota Suci, Mekah dan Madinah,” tutur Syekh Essam.

Baca Juga  Manchester City Tundukkan Arsenal 2-1, Persaingan Gelar Liga Inggris Kian Memanas

Ia seraya menegaskan perubahan besar Saudi yang semakin terbuka tetap tak akan berlaku di dua kota yang disakralkan umat Islam seluruh dunia.

“Kedua Kota Suci ini akan tetap dijaga kesakralannya. Sebagai bentuk menjaga kesucian masjid di Mekah (Masijdil Haram) dan Madinah (Masjid Nabawi),” katanya di Kedubes Saudi, Kuningan Jakarta Selatan.