Bahas PPKM Skala Mikro, Bupati SBB Gelar Rapat Bersama Forkopimda

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com | Piru: Bupati Seram Bagian Barat (SBB), M.Yasin Payapo mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Ferkopimda) Seram Bagian Barat untuk bersama – sama menindak lanjuti Intruksi Menteri Dalam Negri No 13 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PEKA)Skala Mikro.

Rapat berlangsung di kantor Bupati Seram Bagian Barat, Piru, Selasa, (22/6/2021).

Rapat ini digelar dalam rangka membahas Intruksi Mentei Dalam Negri (Inmendagri) Tito Karnavian yang meminta para kepala daerah turun tangan dalam pembentukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Skala Mikro dengan melibatkan seluruh stakholder untuk mencegah, penyebaran virus corona (Covid-19)

Rapat Forkopimda itu, turut dihadiri Ketua DPRD Seram Bagian Barat, Abdul Rasyid Lisaholit.

Usai mengikuti rapat, kepada jurnalis Porostimur.com, Lisaholit menuturkan bahwa rapat membahas hal tekhnis yang akan dirancang untuk menjadi Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang harus ditaati dalam kegiatan-kegiatan perpanjangan pembatasan masarakat sampai ketingkat lapisan terendah yaitu RT, RW.

Baca Juga  Saling ”plt” Warnai Tubuh Golkar Maluku, Ada Signal RR Tak Ditendang

“Karena di masa liburan kemarin lonjakan, penularan virus Covid-19 di Indonesia naik drastis, sehingga kita akan memperketat protokol kesehatan kembali seperti awal lagi dan kini Kabupaten Seram Bagian Barat masuk dalam zona kuning,” katanya.

Ketua DPRD Seram Bagian Barat, Abdul Rasyid Lisaholit.

Lisaholit menambahkan, dari laporan Dinas Kesehatan SBB tadi ada 4 orang warga SBB yang saat ini positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Ambon.

“Mereka terhitung sebagai warga SBB karena Kartu Tanda Penduduk mereka SBB meskipun sementara berdomisili di ambon,” katanya.

Lisaholit mengimbau masyarakat khususnya warga Seram Bagian Barat untuk selalu menaati protokol kesehatan karena memang ini mencakup seluruh dunia.

Baca Juga  Lagi, gembong produsen dan penjual CT diamankan Polres Manokwari

“Contoh, ada pembatasan jamaah haji yang diberlakukan oleh Arab Saudi karena Covid-19, jadi kita jangan meremehkan ini,” tegas Lisaholit. (kahar)

No More Posts Available.

No more pages to load.