Bahlil Ancam Evaluasi Kontrak Ekspor Energi, Negara yang Tak Hargai Indonesia Bisa Disetop Pasokannya

oleh -23 Dilihat
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, melontarkan peringatan keras kepada negara-negara mitra yang dinilai tidak menghargai Indonesia dalam hubungan bilateral.

Porostimur.com, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, melontarkan peringatan keras kepada negara-negara mitra yang dinilai tidak menghargai Indonesia dalam hubungan bilateral. Pemerintah membuka kemungkinan mengevaluasi hingga menghentikan kerja sama ekspor energi kepada negara yang tidak menunjukkan sikap saling menghormati.

Bahlil menegaskan, Indonesia tidak boleh hanya dipandang sebagai negara pemasok energi yang dibutuhkan ketika pasokan sedang mengalami tekanan. Hubungan kerja sama internasional, menurutnya, harus dibangun atas dasar kesetaraan, saling menghormati, dan komunikasi yang baik.

“Saya akan melakukan evaluasi. Saya tidak segan-segan untuk mempertimbangkan untuk tidak melakukan ekspor kepada negara mereka yang tidak menghargai Indonesia,” tegas Bahlil dalam Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Fasilitas Produksi Lapangan Maha – South Hub, yang dipantau secara daring dari Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga  Soal Suket Pendidikan Gibran, Demokrat Kaji Sikap, Gerindra Tunggu Rapat Fraksi, PKB Buka Opsi Hak Angket

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah siap menggunakan kebijakan perdagangan energi sebagai bagian dari upaya menjaga kepentingan nasional dalam hubungan dengan negara lain.

No More Posts Available.

No more pages to load.