“Ternyata, realisasi investasi, uang yang masuk itu belum tentu produktif,” katanya.
Lanjutnya, untuk mengawal investasi end-to-end merupakan salah satu cara agar realisasi investasi bisa mencapai target. Untuk itu, Kementerian Investasi juga telah memetakan lokasi dan perusahaan yang akan berinvestasi.
“Jadi dari 34 provinsi kita bagi ada sekitar 600 sampai 700 perusahaan kemudian itu yang kita kawal,” katanya.
Dia menambahkan pemerintah juga tengah melakukan upaya transformasi ekonomi agar bisa menarik investasi. Ke depan, pemerintah akan fokus untuk mendorong sektor energi hijau (green energy) hingga hilirisasi industri.
“Kita harus melakukan peletakan untuk mendorong transformasi ekonomi lewat green energy dan hilirisasi industri. Ini harus kita lakukan sebagai bentuk konsekuensi meningkatkan nilai tambah,” pungkas dia. (red)




