“Walaupu dari 110 yang ikut dalam tes tertulis, yang lolos hanya 48 orang. Tapi ada beberapa peserta calon anggota Panwaslu yang tidak hadir maupun tidak ingin mengikuti tes, tentunya mereka yang tidak ikut otomatis akan gugur,” paparnya.
Dari setiap Kecamatan, Kudin menambahkan, kita mengambil 6 orang sebagai peserta calon anggota Panwaslu Kecamatan untuk mengikuti tes wawancara.
Sementara peserta yang lolos enam besar dalam tes tertulis akan dilanjutkan pada Feet dan Propotes atau wawancara pada 19 Oktober 2022 besok pukul 08.00 WIT bertempat di kantor Bawaslu.
Kudin mengatakan, Bawaslu Kota Tidore Kepulauan tetap profesional dalam melaksanakan tugas dan terbuka karena ada tanggapan dari masyarakat yang dibuka pada 8-12 Oktober 2022 kemarin.
Salah satu dalam tes wawancara itu, kata Kudin, kita akan menggali seluruh kemampuan kepemiluan, kepribadiannya, berafialiasi dengan Partai politik atau tidak.
Berkaitan dengan peserta calon Panwslu Kecamatan yang tidak sempat mengikuti tes tertulis kemarin, Kudin bilang, kita sudah berupaya mengkonfirmasi kepada peserta tersebut, tetapi tidak datang.
“Saat dikonfirmasi ada yang memberikan alasan, tidak memberi alasan, maupun tidak mau ikuti dalam mengikuti tes tertulis,”









