Bikin Heboh di Instagram, Dua Karyawan NHM Bakal Dipecat

oleh -4.020 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Publik Maluku Utara dihebohkan dengan aksi siaran langsung Instagram seorang perempuan dan laki-laki yang mengaku sebagai karyawan perusahaan tambang terbesar di Malut, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).

Dalam rekaman video yang ramai disebarluaskan di media sosial, kedua karyawan bernama Prilly Pinontoan dan Dandy M Reza itu mengaku membuang berkas pelamar. Keduanya juga tertawa-tawa sepanjang pengakuan tersebut.

Video ini sontak menuai hujatan masyarakat.

Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Mineral (NHM), Robert Nitijudo Wachjo langsung menanggapi video viral tersebut. Dalam rekaman suara yang beredar, Kamis (11/3), Robert mengaku akan segera memecat Prilly dan Dandy, bahkan mempolisikan keduanya.

Link Banner

“Jangan khawatir, emang akan dipecat. Malam ini saya lihat berita itu, saya sudah perintahkan orang HR (Human Relation) dan IR (Industrial Relation) untuk segera proses pemberhentian. Itu apa yang dibicarakan sama sekali salah,” tegasnya.

Baca Juga  Wujudkan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional, KKP Luncurkan Gerai Ikan Segar di Kota Ambon

Dandy sendiri merupakan ponakan Ketua Serikat Pekerja di NHM, Iswan Marus. Sementara Prilly merupakan ponakan Jefri.

“Saya sudah tegur juga kepada Pak Iswan supaya ambil tindakan tegas,” aku Robert.

Senada, Manajer Social Performance PT NHM, Hansed Peter Lassa menyatakan akan mengambil langkah tegas atas oknum pekerja tersebut.

“Pihak manajemen bersama dengan Serikat Pekerja akan bertindak tegas sesuai dengan aturan, sesuai dengan perjanjian kerja bersama yang telah disepakati,” ujarnya.

Melansir tandaseru.com, Hansed mengungkapkan, status dari kedua karyawan tersebut masih magang kerja. Mereka hanya ditempatkan di bagian HR untuk belajar kerja.

Menurutnya, setiap pekerja magang biasanya diberi masa kerja 6 bulan. Selanjutnya diperpanjang jika sesuai kebutuhan perusahaan.

Baca Juga  Seminggu Hilang di Laut Maluku, Kapal TNI Bermuatan Avtur Belum Ditemukan

(red/tsc)