Ia mencontohkan pertumbuhan awan CB untuk 30 menit ke depan dapat dipantau, tetapi untuk besok hari yang dipantau adalah kondisi atmosfernya.
“Jikalau kondisi atmosfernya tidak stabil, maka kemungkinan untuk pertumbuhan awam CB atau potensi tumbuhnya awan akan makin besar,” kata Paays.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem (hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang) selama musim hujan, penurunan jarak pandang secara tiba-tiba.
Juga dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang. “Potensi longsor bisa terjadi di daerah sekitar lereng bukit atau gunung perlu diwaspadai dan banjir di pemukiman di sekitar kawasan sungai,” katanya.
(red/viva)









