Porostimur.com | Jakarta: Sepuluh wilayah berpotensi terjadinya gempa dan tsunami dilihat dari data seismic gap, distribusi B-value, dan zona aktif gempa Januari 2021.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan 10 wilayah berpotensi terjadinya gempa dan tsunami.
Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, dikutip Senin (1/2/2021), mengatakan, potensi itu dilihat dari data seismic gap, distribusi B-value, dan zona aktif gempa Januari 2021.
Berdasarkan data potensi seismic gap, distribusi b-value dan zona aktif Januari 2021, maka beberapa daerah yang perlu diwaspadai adalah:
– Mentawai
– Lampung
– Selat Sunda
– Banten
– Selatan Bali
– Sulawesi Utara
– Aceh
– Sorong
– Matano
– Lembang
Pemetaan potensi gempa itu dilihat berdasarkan data seismic gap yang meliputi zona megathrust dan zona sesar aktif.
Zona seismic gap yang patut diwaspadai di wilayah Indonesia
– Kepulauan Mentawai
– Selat Sunda
– Selatan Bali
– Sulawesi Utara
– Laut Maluku
– Utara Papua
– Laut Banda
2. Zona sesar aktif
– Sesar Lembang (Jawa Barat)
– Sesar Matano (Sulawesi Tengah)
– Sesar Sorong (Papua Barat)
– Sesar segmen Aceh
Kemudian berdasarkan distribusi spasial b-value dan zona aktif gempa pada bulan Januari 2021.




