Bodewin Tegaskan Ambon Terbuka untuk Investor, Aparatur Diingatkan Jangan Lakukan Pungli

oleh -9 Dilihat
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena saat menghadiri Grand Opening Point Coffee Ghede di kawasan Indo Grosir, Kate-Kate, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (1/10/2026).

Investasi Harus Berdampak bagi Masyarakat

Bodewin menegaskan, kemudahan investasi tidak hanya berbicara mengenai keuntungan bagi pemilik modal.

Investasi yang masuk ke Kota Ambon diharapkan membuka kesempatan kerja, menggerakkan rantai pasok barang dan jasa, serta menciptakan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat.

Kehadiran Point Coffee Ghede di kawasan Indo Grosir, Kate-Kate, misalnya, diharapkan ikut mendorong geliat ekonomi di kawasan tersebut.

Pembukaan outlet baru dapat menciptakan kebutuhan tenaga kerja sekaligus menghidupkan berbagai aktivitas ekonomi pendukung.

“Investasi harus memberikan manfaat, bukan hanya bagi pengusaha tetapi juga bagi masyarakat dan daerah,” menjadi prinsip yang ditekankan dalam pembangunan iklim usaha di Kota Ambon.

Pemkot Ambon, lanjut Bodewin, ingin membangun ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. Pemerintah memberikan kepastian dan pelayanan, dunia usaha menjalankan kegiatan secara bertanggung jawab, sementara masyarakat ikut menjaga lingkungan usaha agar tetap aman dan nyaman.

Baca Juga  Hj Chuzaemah Djauhar Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Halbar 2026-2031

Karena itu, semakin banyaknya pelaku usaha yang hadir di Ambon dipandang sebagai peluang yang harus dikelola dengan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi Maluku, Ambon memiliki posisi strategis untuk mengembangkan sektor jasa, perdagangan dan pariwisata.

No More Posts Available.

No more pages to load.