Bongkar Maksud dari Ekspresi Muram Jokowi Saat di Bali, Rocky Gerung Singgung Isu Penundaan Pemilu 2024

oleh -10 Dilihat

“Kita hanya bisa menduga itu bahwa laporan Pak Luhut menyebabkan Pak Jokowi nggak enak, tapi sekaligus masih berharap supaya operator terbaiknya bisa melakukan akomodasi-akomodasi dan gerilya lagi tuh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung mengungkapkan bahwa Jokowi sudah tak tahan terhadap berbagai penolakan terhadap ide penundaan Pemilu 2024.

Mantan pengajar sekaligus alumni Universitas Indonesia (UI) itu kemudian memberikan rekonstruksi terhadap ekspresi muram Jokowi ketika berpidato kepada jajarannya di Bali dengan nada marah.

Dia menyampaikan, dengan rekonstruksi tersebut publik dapat mengetahui maksud tersembunyi di balik ekspresi muram Jokowi dan Luhut saat berada di Bali.

“Kebetulan Pak Jokowi nggak tahan lagi sehingga dia omelin menteri-menteri itu. Jadi kita bisa rekonstruksi itu sebetulnya, supaya kita tahu kira-kira mengapa dua wajah petinggi itu (Jokowi dan Luhut) sama-sama muram,” ucapnya.

Rocky Gerung menyimpulkan, ekspresi muram Jokowi diduga kuat dihasilkan oleh kegagalan negosiasi dengan berbagai pihak termasuk PDIP dan NasDem untuk memuluskan penundaan Pemilu 2024.

Baca Juga  Cristiano Ronaldo Cetak Hat-Trick, Kini Hanya Butuh 15 Gol untuk Capai 1.000 Gol

Filsuf asal Manado itu bahkan juga menyoroti pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang terbilang menohok mengenai isu penundaan Pemilu 2024.