“Karena angka kemiskinan ini, kalau bukan Halmahera Timur yang berada di angka nomor satu, pasti Halmahera Tengah. Jadi saling tukar-menukar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, “Sehingga kedua masalah ini—kemiskinan dan pengangguran—mudah-mudahan dapat kita rumuskan penyelesaiannya dalam forum seperti ini.” (Nahrawi)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










