“Kalah atau menang adalah hal biasa. Namun, saat berada di arena, kalian harus fokus, tekun, dan berjuang maksimal agar mampu meraih prestasi,” ujarnya.
Selain itu, Fifian meminta ketua kontingen memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan para atlet, mulai dari pengaturan waktu istirahat, konsumsi, hingga kondisi kesehatan agar seluruh peserta dapat tampil dalam performa terbaik.
“Jam istirahat, makanan, dan kesehatan atlet harus benar-benar diatur supaya mereka bertanding dalam kondisi yang baik,” katanya.
Ajang Pembinaan Menuju Tingkat Nasional
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepulauan Sula sekaligus Ketua Kontingen, Maulana Usia, menjelaskan bahwa POPDA merupakan ajang pembinaan olahraga pelajar yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali sebagai bagian dari proses pembinaan atlet secara berjenjang.
Menurutnya, seluruh atlet yang diberangkatkan telah melalui tahapan seleksi sebelum ditetapkan sebagai wakil Kabupaten Kepulauan Sula.
“Atlet yang berhasil meraih juara nantinya akan kembali diseleksi oleh pemerintah provinsi untuk mengikuti Pra-Popnas maupun Popnas. Karena itu, kami berharap seluruh peserta mampu memberikan hasil terbaik,” ujar Maulana.
Ia menambahkan, pada POPDA XII Maluku Utara, kontingen Kepulauan Sula akan bersaing dengan atlet dari 10 kabupaten dan kota se-Maluku Utara untuk memperebutkan prestasi sekaligus membuka peluang tampil di tingkat nasional.









