Lebih mengecewakan lagi, lanjutnya, saat pendamping berkoordinasi dengan kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Halbar, Muhammad Marasabessy. Namun beralasan bahwa tidak ada anggaran.”ucap pendamping sambari meniru perkataan Kepala BPKD Halbar.
Pendamping berharap, agar anggaran operasional segera dicairkan. Karena urusan lapangan sangat berpengaruh pada penerima bantuan PKH maupun TKSK. Selain itu, operasional tahun 2018 kemarin masih tetap 5 persen tetapi hanya direalisasi Rp100 juta lebih.
“Tahun kemarin dicairkan hanya sebagian. Sedangkan tahun ini belum sama sekali, kami berharap agar anggaran segera dicairkan, karena ini sangat berpengaru pada pelayanan kepada penerima bantuan PKH maupun TKSK,” pintanya.
Terpisah Kepala BPKD Halbar, Mohammad Marasabessy, saat dikonfirmasi via WhatsApp, belum memberi jawaban hingga berita ini ditayangkan. (zhulijah)




