Keberpihakan Pemkab tambah dia, untuk membiayai anggaran bimbingan manasik haji, transportasi calon jemaah haji Bula – Ambon pulang pergi dan Ambon-Makassar pulang pergi.
“Kami juga pernah memberikan rekomendasi dukungan agar Asrama Haji Waiheru bisa naik statusnya menjadi Asrama Haji Antara. Tujuannya agar dapat mempermudah proses perjalanan ibadah haji bagi umat Islam di Maluku,” bebernya.
Untuk diketahui, di Tahun 2022 kuota jamaah haji untuk Pamkab SBT yang tergabung dalam Kloter 9 tahun 1443H/2022 hanya berjumlah 46 jemaah.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Maluku H. Yamin saat dikonfirmasi dalam sela-sela kegiatan tersebut menandaskan, soal kuota haji tergantung dari jumlah penduduk muslim pada wilayah setempat.
“Kalau kemarin kuotanya 100, itu 1/1000 dari jumlah penduduk muslim. Kalau jumlah penduduk muslim meningkat maka kemungkinan kuota akan meningkat, tergantung dari jumlah penduduk muslim yang ada berdasarkan data statistik yang terbaru,” tandas H. Yamin.
Sebelumnya, Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas berjanji, SBT akan terus memperjuangkan penambahan kuota haji pada 2023 sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Pemerintah Daerah akan terus memperjuangkan tambahan kuota haji, sehingga pada tahun-tahun berikutnya kita bisa mendapatkan penambahan kuota yang normal seperti sebelumnya,” ujar Abdul Mukti Keliobas saat melepas 46 Calon Jemaah Haji (CJH) di Gedung Serbaguna Dinas Kesehatan SBT, Minggu (19/6/2022). (red/bb)










