Sementara varian AWD memiliki tenaga gabungan yang jauh lebih besar, mencapai 570 kW. Namun, karena konfigurasi penggerak dua motor dan kebutuhan energi yang lebih tinggi, jarak tempuhnya turun menjadi sekitar 880 km.
Kedua varian tersebut juga telah mendukung teknologi flash charging. BYD mengklaim pengisian baterai dari kondisi 10 persen hingga 97 persen hanya membutuhkan waktu sekitar sembilan menit.
Tak berhenti di versi listrik murni, BYD juga menyiapkan varian Plug-in Hybrid (PHEV). Model tersebut akan mengandalkan mesin 1.5 liter turbo yang dipadukan baterai LFP berkapasitas 54,4 kWh.
Dengan baterai tersebut, varian PHEV diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 470 km hanya menggunakan tenaga listrik.
Di pasar China, BYD Da Han EV sudah mulai dapat dipesan dalam tiga pilihan trim:
- Da Han EV RWD Premium: 249.900 yuan atau sekitar Rp656 juta
- Da Han EV RWD Flagship: 269.900 yuan atau sekitar Rp709 juta
- Da Han EV AWD Flagship: 299.900 yuan atau sekitar Rp788 juta
Dengan ukuran bongsor, teknologi otonomi berbasis LiDAR, suspensi udara, kemudi roda belakang, kabin mewah dan jarak tempuh yang menembus angka 1.000 km, BYD Da Han EV diposisikan sebagai salah satu sedan listrik flagship yang serius menantang pasar premium di China.
(red/dto)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









