Porostimur.com, Maba — Dalam upaya memperkuat langkah pencegahan terhadap bahaya kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menggelar kegiatan monitoring intensif di wilayah Kecamatan Maba, khususnya di kawasan Buli dan sekitarnya.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan menyasar permukiman padat penduduk, fasilitas umum, serta tempat-tempat usaha yang memiliki risiko kebakaran tinggi. Satu regu Damkar yang terdiri dari tujuh personel dikerahkan untuk menjalankan misi ini secara langsung di lapangan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Halmahera Timur Abadi Dauda, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif yang penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Tujuannya adalah untuk memastikan kesiapan sarana pencegahan kebakaran dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya langkah-langkah pencegahan,” ungkap Abadi kepada awak media, Selasa (8/7/2025).
Menurutnya, tim juga melakukan identifikasi sumber-sumber potensi kebakaran di berbagai titik, seperti Pasar Buli, kawasan permukiman Desa Buli dan Buli Asal, Puskesmas, perkantoran, penginapan, hotel, restoran, hingga rumah-rumah warga—terutama rumah panggung berbahan kayu yang dinilai rawan.
Dalam kegiatan tersebut, tim tidak hanya melakukan inspeksi, tetapi juga mensosialisasikan penggunaan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) kepada masyarakat. Hasil sementara menunjukkan bahwa sebagian besar tempat usaha di wilayah tersebut belum memiliki APAR sebagai alat mitigasi awal jika terjadi kebakaran.









