Cemarkan nama baik petinggi kabupaten, CT dipolisikan

oleh -44 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Salah satu pengusaha di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) berinisial CT akhirnya dipolisikan oleh sejumlah massa, Senin (24/6).

Pasalnya, massa dari berbagai elemen dan golongan ini menilai CT telah melakukan pencemaran nama baik kepada Bupati MTB, Petrus Fatlolon.

Dalam laman media sosial Facebook (FB) miliknya tertanggal 18 Juni 2019 lalu, CT menulis Bupati MTB, Ketua DPRD MTB dan Kapolres MTB seolah menutup mata dan mendiamkan dugaan penggundulan hutan masyarakat di Tanimbar oleh PT. PJB.

Akun FB yang diberi nama Thom Charles Jhon Tanaggo ini juga dengan tegas menulis bahwa ketiganya tidak pantas menjadi pemimpin di daerah berjuluk Duan Lolat itu, apalagi menerima upeti dari perusahaan dimaksud.

Link Banner

Atas tindakannya itulah, kelompok massa ini pun kemudian mempolisikannya.

Baca Juga  Pileg, Titaley doakan Loupatty gapai DPRD RI

Massa yang terdiri perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan para kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MTB ini dikoordinir langsung Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Yunus Batlajery.

Kelompok massa yang mempolisikan CT ini memberikan dukungan kepada Kapolres MTB beserta jajaranya dalam penegakan hukum atas laporan pencemaran nama baik dimaksud.

Sebelumnya kelompok massa ini sudah mendatangi Kantor Bupati MTB seraya memberikan dukungan kepada Fatlolon dan kemudian melakukan longmarch ke Markas Polres MTB untuk menyerahkan laporan dimaksud.

Aspirasi massa ini diserahkan Batlajery langsung kepada Kapolres MTB, AKBP Andre Suhendar,S.Ik.

Menerima aspirasi masyarakat ini, Suhendar memberikan apresiasi yang tinggi kepada kelompok massa yang sudah bersedia menyuarakan aspirasinya dengan cara yang aman dan damai.

Baca Juga  Lewati UN, siswa SMPN 7 Ambon diharapkan peroleh nilai terbaik

Laporan yang sudah diterima ini, akunya, akan segera diproses sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kesempatan dimaksud, Suhendar menegaskan agar masyarakat di bumi Duan Lolat ini bersabar dan tetap tenang, serta tidak terpancing untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis.

Apalagi, tambahnya, masalah ini akan ditangani langsung oleh Unit Cyber Crime Polres MTB.

”Masyarakat harus sabar dan tenang, tidak main hakim sendiri. Namun, percayakan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian yang akan mengusutnya dengan tetap memegang pada aturan-aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Usai menyerahkan laporan dimaksud, massa kemudian membubarkan diri dengan damai. (akris)