PLN Turun ke Aruku, Desa Tanpa Listrik di Loloda Tengah Masuk Prioritas PLTS 2026

oleh -2 Dilihat
Tim gabungan PLN dari Sofifi, Tobelo, Ternate dan Jailolo telah turun langsung ke desa tersebut untuk melakukan survei sekaligus memetakan titik lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Porostimur.com, Jailolo — Harapan masyarakat Desa Aruku, Kecamatan Loloda Tengah, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), untuk menikmati penerangan listrik mulai menemukan titik terang.

Setelah bertahun-tahun hidup tanpa akses listrik, warga Aruku kini mendapat kepastian baru. Tim gabungan PLN dari Sofifi, Tobelo, Ternate dan Jailolo telah turun langsung ke desa tersebut untuk melakukan survei sekaligus memetakan titik lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Desa Aruku dinyatakan layak dan masuk dalam prioritas pembangunan PLTS tahun 2026. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, masyarakat diproyeksikan mulai menikmati penerangan pada Desember 2026.

Langkah tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam agenda Menyapa Desa pada 15 Juli 2026.

Saat itu, warga Aruku menyampaikan persoalan mendasar yang mereka hadapi: belum tersedianya penerangan listrik.

Baca Juga  Dugaan Temuan Rp600 Juta Pembangunan Kantor Desa, Kejari SBB Didesak Periksa Kades Kairatu

Aspirasi tersebut kemudian dicatat dan dikawal Camat Loloda Tengah, Suparto Lansib, untuk diteruskan kepada Bupati Halmahera Barat James Uang.

Dari meja pemerintah daerah, persoalan itu kemudian bergerak ke pihak PLN.

Bupati James Uang melakukan koordinasi dengan PLN. Tidak lama berselang, tim teknis gabungan dari sejumlah wilayah turun langsung ke Aruku untuk melihat kondisi lapangan dan menentukan titik pembangunan PLTS.

No More Posts Available.

No more pages to load.