“Artinya keinginan awal ini muncul dari subjektivitas Kepala Kejari Tual. Kami menduga ada konspirasi di balik ini semua,” tegasnya.
Aksi Sempat Ricuh, Berakhir Mediasi
Ketegangan meningkat ketika Kepala Kejari Tual tidak segera menemui massa. Aksi sempat ricuh saat massa mencoba masuk lebih jauh ke dalam kantor, namun dihalau oleh pegawai kejaksaan dan koordinator aksi yang berupaya meredam situasi.
Setelah melalui mediasi yang berlangsung cukup alot, pihak Kejari akhirnya bersedia menemui perwakilan massa untuk berdialog.
Aksi Berlanjut ke Titik Lain
Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlanjut di sejumlah titik lain di Kota Tual, termasuk di Balai Kota dan kantor DPRD setempat.
Massa menegaskan akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut hingga dinilai berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.
(Megarivera Renyaan)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











