Porostimur.com | Jakarta: Ismail Ahmad warga Kepulauan Sula, Muluku Utara diamankan oleh Polres Kepulauan Sula karena mengunggah celotehan Presiden Republik Indonesia keempat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur soal polisi jujur di Indonesia.
Kabar penangkapan itu disampaikan oleh politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik.
Dalam sebuah artikel yang dibagikannya, Rachland menyebut Ismail ditangkap karena diduga melakukan pencemaran nama baik Polri.
Ismail pun diminta meminta maaf depan Wakapolres Kepulauan Sula, Kompol Arifin La Ode burry, KBO Reskrim Abd Rahim Umaternate, Paur Humas Brika Suwandi Sangadji dan sejumlah awak media di Mapolres Kepulauan Sula.
Ismail berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatannya.
Hal tersebut pun disesalkan Rachland.
Dirinya mempertanyakan keputusan pihak Kepolisian yang memaksa kedua pemuda untuk meminta maaf.
“Masa gara-gara nulis status gitu di FB terus dipanggil ke polres suruh minta maaf di hadapan wartawan,” ungkap Rachland dihubungi pada Rabu (17/6/2020).
Berikut isi permintaan maaf Ismail Ahmad dan Riman Iosen :
Saya selaku pribadi memohon maaf sebesar-besarnya atas postingan saya di media sosial Facebook yang menyinggung instansi maupun masyarakat.




