Komentar Courtois itu menyoroti betapa Real Madrid kesulitan menjaga organisasi permainan mereka, serta buruknya koordinasi antarlini yang membuat PSG leluasa menguasai laga.
Akibat musim 2024/25 yang diperpanjang karena partisipasi pada Piala Dunia Antarklub, Real Madrid belum merilis agenda resmi untuk laga pramusim dan tidak akan melakukan tur internasional.
Fokus utama klub saat ini adalah mengajukan penundaan jadwal laga pembuka La Liga musim 2025/26. Madrid awalnya dijadwalkan menjamu Osasuna pada 19 Agustus 2025, tetapi mereka meminta jadwal tersebut digeser ke Oktober agar bisa mengawali musim dengan laga tandang ke markas Real Oviedo pada 24 Agustus.
Permintaan ini didasarkan pada aturan Asosiasi Pesepak Bola Spanyol (AFE) yang mengharuskan setiap pemain mendapat 30 hari libur dalam setahun dan minimal 21 hari libur tanpa gangguan pada akhir musim.
Madrid menginginkan tiga minggu libur penuh ditambah tiga pekan persiapan pramusim, sehingga jadwal ideal mereka baru dimulai pada 20 Agustus 2025.
Dengan tersingkirnya mereka dari Piala Dunia Antarklub, fokus Madrid kini tertuju pada pemulihan, evaluasi, dan menyusun ulang rencana demi memulai musim baru dengan lebih siap dan kompetitif. (red/beritasatu)








