Dituduh Provokator Perang Suku Wamena, Gubernur Papua Pegunungan Lapor Polisi

oleh -31 views
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Jayawijaya menyusul beredarnya rekaman suara di media sosial dan grup WhatsApp yang menuduh dirinya memprovokasi konflik antarsuku di Wamena.

Porostimur.com, Wamena — Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Jayawijaya menyusul beredarnya rekaman suara di media sosial dan grup WhatsApp yang menuduh dirinya memprovokasi konflik antarsuku di Wamena.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh John Tabo sebagai respons atas tuduhan yang dinilai tidak berdasar dan merugikan dirinya sebagai kepala daerah.

“Saya datang untuk melaporkan voice atau suara yang beredar di medsos maupun grup-grup WhatsApp, di mana ada seorang aktor yang menuduh saya memperkeruh suasana dan terjadinya konflik perang antarsuku di Wamena,” ujar John, Minggu (17/5/2026).

Tempuh Jalur Hukum, Minta Klarifikasi Tuduhan

John menegaskan, langkah hukum ini diambil untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus meminta pertanggungjawaban pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut.

Menurutnya, setiap pernyataan yang disampaikan di media sosial memiliki konsekuensi hukum, sehingga tidak boleh disampaikan secara sembarangan.

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Negara Kuat: Catatan dari Laporan The Economist

“Karena menyampaikan segala sesuatu di medsos itu ada aturannya dan hukumnya. Maka sebagai warga negara yang baik saya menempuh jalur hukum supaya adanya asas keadilan hukum,” ujarnya.

Ia juga menilai tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan konflik antarsuku tidak memiliki dasar yang jelas. John menjelaskan, konflik tersebut telah berlangsung sejak 2024 dan dipicu oleh persoalan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan warga Kurima dan Lanny Jaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.