Dongkrak Daya Saing Industri Penunjang Dalam Negeri, SKK Migas Harapkan Multiplier Effect Hulu Migas Semakin Meningkat

oleh -3 Dilihat

Porostimur.com, Jakarta – Upaya mendorong keterlibatan aktif dari industri penunjang dalam negeri serta memberikan efek berganda dari kegiatan usaha hulu migas terus dilakukan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Sepanjang tahun 2021, SKK Migas telah merealisasikan 3 program kerja utama untuk mendukung upaya dimaksud.

Ketiga program kerja utama tersebut adalah Program Penilaian dan Pembinaan Bersama Penyedia Barang/Jasa Dalam Negeri Penunjang Kegiatan Usaha Hulu Migas Tahap-1 Tahun 2021, Program Pengelolaan Sistem Centralized Integrated Vendor Database (CIVD) Pada Kegiatan Usaha Hulu Migas Tahun 2021, serta Program Pemeriksaan Kepatuhan Pengelolaan Rantai Suplai KKKS Tahun Buku 2020.

Baca Juga  Jefry Riri Belum Pasti Jadi Direktur Perumda Tirta Yapono, Wali Kota Ambon Bisa Evaluasi Seleksi

“Pada tahun 2021 ini, SKK Migas berhasil membuat dan menjalankan program kerja bersama yang ditujukan untuk industri penunjang dalam negeri, mulai dari proses penilaian kemampuan dengan mekanisme pembinaan hingga keterlibatan dalam proses pengadaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Plt. Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Rudi Satwiko dalam sambutannya di acara Focus Group Discussion Pembahasan Target Pencapaian Pemberdayaan Industri Dalam Negeri Tahun 2022 pada Rabu (15/12/2021) di Jakarta.