“Beta bersama Manager PLN ULP Moa datang langsung melihat lokasi. Katong ingin memastikan bahwa kebutuhan listrik masyarakat di pulau-pulau kecil juga mendapat perhatian. Masyarakat Metimiarang dan Luang Timur berhak menikmati pelayanan listrik yang lebih baik,” ujar Anos.
Menurutnya, kondisi geografis MBD yang terdiri dari banyak pulau dengan akses antarpulau yang tidak mudah membutuhkan pendekatan berbeda dalam penyediaan energi.
Pengembangan energi surya, kata dia, menjadi salah satu alternatif yang relevan untuk wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan dalam pengembangan jaringan listrik konvensional.
Karena itu, dirinya akan terus mendorong koordinasi dengan PLN dan pihak terkait agar rencana pembangunan PLTS di Metimiarang dan Luang Timur dapat dipersiapkan secara matang dan dilanjutkan sesuai tahapan teknis yang diperlukan.
Anos juga menegaskan bahwa masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dasar.
“Masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan jangan sampai tertinggal dalam pelayanan dasar. Listrik bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Karena itu beta akan terus mendorong agar Metimiarang dan Luang Timur mendapat perhatian dalam program kelistrikan,” tegasnya.









