Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang nasional ini juga menjadi ruang kontribusi akademik sekaligus pelayanan bagi daerah.
Sinergi Pendidikan dan Prestasi Daerah
Sebagai perguruan tinggi keagamaan di kawasan timur Indonesia, IAKN Ambon terus mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran musik, vokal, serta seni budaya gerejawi.
Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam kontingen Maluku menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Salah satu mahasiswi yang tergabung dalam kontingen, Delsyen, mengaku bahwa pengalaman belajar di kampus memberikan bekal penting dalam menghadapi kompetisi.
“Banyak hal yang kami pelajari di kampus, mulai dari teknik vokal, interpretasi musik, hingga kerja sama dalam sebuah kelompok musik. Semua itu sangat membantu dalam proses persiapan menuju Pesparawi Nasional,” katanya.
Ajang Nasional dan Penguatan Karakter
Pesparawi Nasional XIV diperkirakan akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan seni suara gerejawi terbesar di tanah air.
Selain berfokus pada kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat persaudaraan, kerukunan antarumat, serta meningkatkan kualitas pelayanan musik gerejawi di Indonesia.










