Porostimur.com, Ambon – Keterlibatan dosen dan mahasiswa dari IAKN Ambon dalam kontingen Maluku pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang musik gerejawi.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung di Manokwari pada 18–28 Juni 2026 dan akan diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi di Indonesia. Ajang empat tahunan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi seni suara gerejawi, tetapi juga sarana pembinaan spiritual, peningkatan kualitas paduan suara, serta penguatan persaudaraan kebangsaan.
Peran Strategis Dunia Kampus
Dalam proses persiapan menuju kompetisi nasional tersebut, sejumlah dosen dan mahasiswa IAKN Ambon dipercaya mengisi berbagai peran penting, mulai dari pelatih, dirigen, pendamping, hingga peserta yang akan berlaga di berbagai kategori lomba.
Salah satu dosen sekaligus pelatih, Dr. Ketrina Tiwery, menegaskan bahwa keterlibatan civitas akademika dalam Pesparawi merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“IAKN Ambon tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir secara nyata untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Maluku, termasuk di bidang musik gerejawi,” ujarnya.











