Kunjungan tersebut menegaskan kuatnya kemitraan Australia–Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal di kawasan pesisir.
Setiap tahun, Konsulat-Jenderal Australia di Makassar mendanai empat hingga enam proyek di wilayah kerjanya melalui Direct Aid Program. Program ini merupakan skema hibah berskala kecil dari Pemerintah Australia yang dikelola oleh perwakilan diplomatik Australia di luar negeri.
Melalui DAP, berbagai proyek didanai, mulai dari dukungan ekonomi sirkular dan pengolahan limbah, inklusi disabilitas, pemberdayaan ekonomi perempuan, pertanian tangguh perubahan iklim untuk ketahanan pangan, hingga berbagai inisiatif pelestarian lingkungan lainnya. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com











