Mbappe kemudian kembali ke Madrid pada Minggu (3/5) malam waktu setempat, hanya beberapa menit sebelum laga tandang melawan Espanyol dimulai. Ia bahkan disebut berpeluang tampil saat Madrid menghadapi Barcelona akhir pekan ini, meski sebagian Madridista terlanjur kecewa.
Petisi dan Retaknya Ruang Ganti
Gelombang protes fans memuncak melalui petisi online yang menuntut agar Mbappe dijual pada bursa transfer musim panas mendatang. Hingga Jumat (8/5) siang WIB, petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 44,3 juta kali.
Padahal, Mbappe masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2029, dan manajemen Madrid dikabarkan belum memiliki rencana untuk melepas pemenang Piala Dunia FIFA 2018 itu.
Di sisi lain, ketegangan juga merembet ke dalam ruang ganti. Sejumlah insiden disebut terjadi dalam sepekan terakhir, mulai dari cekcok antar pemain hingga konflik serius yang melibatkan beberapa nama kunci tim.
Situasi ini kian mempertebal krisis di tubuh El Real, di saat mereka tengah berjuang menyelamatkan sisa musim yang nyaris tanpa harapan.
(red/dts)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









