Oleh: Didin S Damanhuri, Gurubesar Ekonomi IPB Bogor
Dalam kesempatan Silaturahmi Pemikiran Alumni Sabang 17 Bandung, saya menyampaikan tentang euphoria Trump menguasai Venezuela dan menyerang Iran serta bagaimana nasib ekonomi-politik Indonesia ?
Kita masih ingat AS menculik Maduro, Presiden Venezuela sebagai negara berdaulat dan kemudian AS menguasai Minyaknya (sebagai penghasil terbesar di dunia) dan pada gilirannya mengontrol ekonomi dan politik negara tersebut.
Dengan sukses tersebut , seolah Trump memperoleh tesis baru untuk membalikan keadaan dimana bnyak analisis yang menyimpulkan bahwa sudah beberapa dekade terakhir ini terjadi The Declining of Western Civilization (economically, Politically, Socially and end of Pax Americana).
Juga terjadinya defisit neraca anggaran dan dagang AS yang kolosal (hampir 1.250 miyar USD) dan kalahnya persaingan berbagai cabang industri oleh China. Bahkan dengan ukuran Purchasing Power Parity sebenarnya AS kekayaannya (PDB) telah terlampaui oleh China. Atas hal itu lalu Samuel Huntington lebih dua dasawarsa yang lalu melontarkan tesis yang terkenal tentang “the clash of civilization” yang mnempatkan peradaban Sinic Culture (China, Japan & South Coree) dan Islamic Civilization sebagai antitesis Peradaban Barat.









