DPRD Maluku Desak Evaluasi Tambang Sinabar Gunung Tembaga

oleh -12 views
Anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan SBB Ismail Marasabessy, menegaskan bahwa persoalan tambang sinabar di wilayah tersebut bukan hal baru dan telah lama dikeluhkan masyarakat.

Porostimur.com, Ambon – Aktivitas pertambangan sinabar di kawasan Gunung Tembaga, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Maluku mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan aspek lingkungan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Dugaan pencemaran akibat penggunaan merkuri dalam aktivitas tambang tersebut dinilai kian mengkhawatirkan, karena berpotensi mengancam kesehatan warga serta merusak ekosistem di sekitar lokasi.

Anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan SBB Ismail Marasabessy, menegaskan bahwa persoalan tambang sinabar di wilayah tersebut bukan hal baru dan telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Persoalan tambang sinabar ini bukanlah hal yang baru. Masyarakat telah lama menyampaikan kekhawatirannya, terutama karena penggunaan merkuri yang diduga telah menyebar luas dan menimbulkan dampak langsung terhadap kesehatan,” ujarnya di Ambon, Jumat (24/4/2026).

Desak Penanganan Serius dan Edukasi Masyarakat

Menurut Marasabessy, diperlukan langkah konkret dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, agar persoalan ini tidak terus berlarut tanpa penyelesaian yang jelas.

Baca Juga  Komisi V DPR RI Dorong Percepatan Infrastruktur dan Konektivitas di Maluku Utara

Ia menilai, rencana penataan pertambangan rakyat sebenarnya merupakan solusi yang tepat, namun implementasinya hingga kini belum menunjukkan hasil signifikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.