Fery Tanaya Divonis Bebas Murni oleh Pengadilan Tipikor Ambon

oleh -545 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Ambon, menjatuhkan vonis bebas murni (Vrijspraak) kepada Ferry Tanaya, pada sidang yang digelar, Jumat (6/8/2021).

Dalam putusannya, majelis hakim yang diketuai Pasti Tarigan, menyebutkan, terdakwa Fery Tanaya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana korupsi dana pembelian lahan pembangunan PLTMG Namlea, Kabupaten Buru.

Dalam amar putusannya, majelis hakim memutuskan untuk membebaskan terdakwa dari semua dakwaaan dan memerintahkan agar terdakwa dibebaskan dari dalam tahananan.

Untuk diketahui, Ferry Tanaya didakwa jaksa dengan tuduhan melalukan penjualan lahan milik negara yang berlokasi di Desa Jikubesar, Kabupaten Buru, tahun 2016 kepada pihak PT. PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara. 

Penjualan lahan oleh terdakwa Ferry, bertujuan untuk membangun proyek strategis nasional yang namanya PLTMG 10 MV Tahun Anggaran 2016. Proyek tersebut mangkrak hingga saat ini. 

Baca Juga  Tiga Aktivis RMS Akhirnya Divonis Hakim Pengadilan Negeri Ambon

Ferry Tanaya didakwa melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 junto Pasal 18 ayat (1) UU Tipikor tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan UU Nomor: 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ke-1 KHUPidana. 

Jaksa dalam dakwaan mengatakan, lahan seluas 48.645 meter persegi itu tidak memiliki hak menerima ganti rugi pada bidang tanah di kawasan tersebut, mengingat status tanah adalah tanah Erfpacht dengan pemegang hak almarhum Zadrach Wakano yang meninggal dunia pada tahun 1981.

Yang selanjutnya di tahun 1985 keluarga Ferry Tanaya membeli dari ahli waris Zadrach Wakano.

Menurut jaksa ketentuan UU tanah Erfpacht tidak bisa dipindah tangankan dengan baik kepada ahli waris atau pihak lain.

Baca Juga  Hadiri Syukuran Hari Polairud, Wakapolda Sampaikan Pesan Kabaharkam Polri

Setelah hak meninggal maka selesai sudah, hak atas tanah itu dan dikembalikan haknya ke negera, karena yang berhak atas tanah tersebut hanya pemegang hak, tidak bisa dikonversi oleh orang lain. (nur)

No More Posts Available.

No more pages to load.