Formula E Gagal Dijegal

oleh -224 views

Oleh: Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

JALAN berliku dan terjal telah dilalui Anies Baswedan. Ribuan kerikil tajam ada di antara banyak lembah yang mengelilingi perjalanan. Lawan mengintai dan siap menerkam di setiap sudut jalur yang dilewatinya. Takdir nampaknya terus berpihak dan Anies selalu selamat.

Tak ada kebijakan yang sepi bully-an. Tak ada wajah yang bisa hindari hinaan. Tak ada program yang tidak dihambat, dihalangi, dicegat dan berupaya keras untuk digagalkan. Begitulah jika harus berhadapan dengan para pecundang.

Balap Formula E menjadi satu di antara yang dipertaruhkan. Dua kali diburu interpelasi, lolos. Tak dapat izin di Monas, pindah ke Ancol. Di Ancol, disidak pula. Tempat dibilang gak layak, kurang representatif,  jauh dari keramaian, persiapan tidak matang, dan macam-macam stigma kampanye hitam.

Lepas dari pengusiran, interpelasi, dan berbagai macam stigma, lalu diburu pula oleh KPK. Belum jelas alat bukti, tak ada pula tersangka, tapi terus dinarasikan di media. “Akan kami telusuri-, katanya. Opo maneh…

Baca Juga  Penindasan Kaum Intelektual

Atas kegigihan, kerja yang terukur dan kolaborasi yang baik,  Formula E pun akhirnya terselenggara. Tepatnya, akan terselenggara. Sabtu, tanggal 4 Juni, dunia akan menyaksikan balap Formula E di Jakarta. Ini untuk yang pertama kali. Anda masih tidak bangga?

No More Posts Available.

No more pages to load.