Porostimur.com, Tobelo – Aktivitas Gunung Dukono kembali meningkat. Gunung api yang berada di Kabupaten Halmahera Utara itu dilaporkan erupsi pada Sabtu (18/4/2026) pukul 06.03 WIT.
Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono tercatat telah mengalami 15 kali erupsi, menunjukkan intensitas aktivitas vulkanik yang masih tinggi.
Kolom Abu Capai 750 Meter
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 750 meter di atas puncak atau 1.837 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, bergerak ke arah timur laut dan timur. Hingga laporan ini disusun, erupsi masih berlangsung.
Aktivitas Kegempaan Masih Tinggi
PVMBG mencatat, dalam periode pengamatan 18 April 2026 pukul 00.00–23.59 WIT, terjadi 133 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6–34 milimeter dan durasi 30,75–93,24 detik.
Selain itu, terdeteksi 10 kali gempa tektonik jauh serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo dominan 2 milimeter. Data ini menunjukkan aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih fluktuatif.
Saat ini, status aktivitas gunung berada pada Level II (Waspada).
Warga Diminta Jauhi Kawah
PVMBG mengimbau masyarakat, termasuk wisatawan, untuk tidak melakukan aktivitas, pendakian, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.








