Menurutnya, pendidikan karakter dan kebangsaan tidak cukup hanya melalui kurikulum formal, tetapi juga membutuhkan sentuhan langsung dari para pemimpin agar nilai-nilai tersebut benar-benar membumi di kalangan pelajar.
Tantangan Serius yang Dihadapi Pelajar
Dalam pembekalannya, Gubernur juga menyoroti berbagai tantangan serius yang kini dihadapi generasi muda, mulai dari bahaya narkoba, seks bebas, pernikahan dini, hingga maraknya praktik judi online.
“Ini merupakan persoalan nyata yang sementara kita hadapi. Oleh karena itu, pemerintah harus terus melakukan kampanye dan edukasi secara masif untuk menyadarkan generasi muda akan berbagai ancaman tersebut,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa pencegahan hanya bisa berhasil jika semua pihak terlibat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga lingkungan sosial.
Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini
Menjelang akhir kegiatan, Gubernur memberikan motivasi kepada para siswa agar terus membangun karakter, semangat belajar, serta jiwa kepemimpinan sejak usia muda.
“Pemimpin yang baik itu bukanlah orang-orang yang istimewa, melainkan orang-orang biasa yang memiliki tekad yang luar biasa,” pesan Gubernur kepada para siswa.
Ia berharap, para pelajar SMA Negeri 1 Ambon dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.









