Honda Scoopy dan Sejarahnya Dari Dulu Hingga Kini

oleh -54 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Honda Scoopy menjadi salah satu skutik yang masih menjadi andalannya sejak tahun 2010 lalu. Sejak diluncurkan, motor matik bergaya retro-modern ini sudah mengalami berbagai perubahan. Tidak cuma pada penampilannya, Honda Scoopy juga mendapat ubahan pada pada mesin, rangka, hingga fitur-fitur yang disematkan. Tapi tentu perubahan tersebut tidak menghilangkan kesan yang dimilikinya selama ini.

Scoopy telah hadir selama lebih dari satu dekade terus menjadi trendsetter di pasarnya. Oleh karena itu, AHM ingin terus menghadirkan produk yang menjadi partner gaya hidup anak muda dengan dukungan fitur-fitur canggihnya untuk menunjang tampilan beraktivitas sehari-hari. Sehingga selama 10 tahun terakhir, diberikan sejumlah perubahan untuk model yang satu ini.

Sekitar tahun 2010-2012, Scoopy hadir dengan model retro modern dengan desain lampu sein model terpisah. Model ini juga dilengkapi dengan fitur keamanan berupa kunci magnet dan standar samping otomatis. Selain itu, Scoopy hadir dengan kapasitas tangki bahan bakar yang cukup besar, yaitu 3,5 liter.

Kemudian tahun 2013 melihat perubahan pada Scoopy, yang menghadirkan mesin injeksi yang lebih irit bahan bakar. Sistem pengereman pada model generasi ini menggunakan rem CBS (combi brake system). Apalagi bagasi Scoopy menjadi lebih besar hingga dapat menyimpan helm di dalamnya (helm-in).

(Astra Honda Motor)

Lebih Bergaya

Di tahun selanjutnya, tepatnya tahun 2015, Scoopy pada generasi ini mengaplikasikan teknologi eSP pada mesin 110 cc. Beragam teknologi dan fitur canggih seperti Projector Headlight, Answer Back System yang terintegrasi dengan kunci kontak, dan ISS (idle start system). Pada periode 2017–2019, Scoopy mendapat panel meter LCD baru, anti-theft alarm, serta power charger di dalam console box.

Tahun ini, Scoopy hadir dengan kapasitas tangki bahan bakar yang lebih besar dari sebelumnya, yaitu 4,2 liter. Walau demikian, konsumsi bahan bakarnya hanya mencapai 59 km/liter, sehingga menjadikannya sebagai skutik paling irit di kelasnya. Skutik ini juga hadir dengan pengaplikasian teknologi frame atau rangka eSAF (enhanced Smart Architecture Frame), pengisi daya baterai ponsel jenis USB (USB charger), serta fitur Smart Key.

Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim mengatakan bahwa Scoopy terus menjadi trendsetter sesuai dengan perkembangan tren anak muda saat ini. Mereka terus berinovasi dalam menghadirkan penyegaran untuk Scoopy agar dapat mempertahankannya sebagai skutik trendsetter di Tanah Air.

(red/ridertua)

No More Posts Available.

No more pages to load.