Muis meminta Pemerintah Kota Ternate melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rujukan BAHIM, mulai dari ketersediaan ambulans laut, pola pelayanan Puskesmas Perawatan Moti, kesiapan dokter dan tenaga kesehatan, administrasi rujukan, komunikasi antarinstansi hingga kesiapan transportasi laut.
“Kalau pemerintah serius menjamin pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan, maka Puskesmas Moti harus dipastikan memiliki sistem rujukan yang benar-benar bekerja. Jangan ketika terjadi persoalan, semuanya kembali kepada alasan koordinasi, administrasi atau komunikasi,” ujarnya.
Menurut Muis, kasus Ica Ade seharusnya menjadi peringatan bahwa persoalan layanan kesehatan di wilayah kepulauan membutuhkan kebijakan yang berbasis kondisi geografis, bukan sekadar sistem pelayanan yang berlaku secara administratif.
“Pemerintah harus menjawab itu melalui penambahan armada dan evaluasi sistem pelayanan,” tegasnya.
(Asirun Salim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









