Hal tersebut, tak terlepas hubungan baik yang selama ini dijalin Lantamal IX Ambon dengan para jurnalis di Kota Ambon, Maluku.
“Saya berterima kasih atas dukungan dari para jurnalis, karena sudah memberitakan berbagai kegiatan dengan baik,” katanya.
Dampaknya, pelbagai kegiatan yang dilakukan Lantamal IX Ambon, seperti vaksinasi tak hanya diketahui masyarakat di Maluku, namun diluar Maluku juga.
Dalam massa pagebluk, Lantamal IX Ambon gencar melakukan vaksinasi kepada warga. Terbaru, tim vaksinator dari Rumah Sakit AL dr FX Suhardjo Ambon vaksinasi para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman di sejumlah dermaga di Pulau Ambon. Tercatat sudah ribuan orang yang divaksinasi.
Oleh itu, lanjut Said, hubungan baik ini harus terus dijaga dan lebih ditingkatkan lagi. Lewat momentum vaksinasi jurnalis dan buka puasa merupakan upaya merawat silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik ini.
Sementara, Ketua IJTI Pengda Maluku, Imanuel Alfres Souhaly mengatakan, di masa pandemi, vaksinasi adalah obat ‘mujarab’ agar jurnalis tidak terpapar virus corona. Dengan demikian kata dia, dalam vaksinasi ini selain anggota IJTI juga melibatkan jurnalis media online.
“Mobilitas jurnalis sangat tinggi, sehingga vaksinasi perlu agar jurnalis tak terpapar corona,” jelasnya. Dia menjelaskan, jurnalis yang mengikuti vaksinasi mayoritas disuntik vaksin dosis ketiga atau booster.




