Sementara di ajang Liga Europa, peluang terjadinya All English Final lebih kecil. Dua wakil Inggris, Manchester United dan Arsenal meraih hasil yang berbeda pada leg pertama semifinal.
Manchester United mampu meraih kemenangan telak 6-2 saat menjamu AS Roma. Sementara Arsenal harus tersungkur di kandang Villarreal dengan skor tipis 1-2.
Di atas kertas, satu kaki Manchester United sudah berada di final. Namun peluang Arsenal juga relatif besar karena hanya butuh menang 1-0 pada leg kedua yang berlangsung di kandangnya untuk membalikkan kedudukan.
Empat Besar Jadi Korban
Terjadinya All English Final di dua kompetisi Eropa tentu menjadi sinyal kembalinya kejayaan klub-klub Inggris. Namun fenomena ini akan membuat lima klub Premier League harap-harap cemas.
Lima klub yang dimaksud adalah Leicester City, West Ham United, Liverpool, Tottenham Hotspur dan Everton. Peluang mereka tampil di Liga Champions musim depan terancam tertutup meski merebut posisi keempat.
Hal itu bisa terjadi andai Chelsea dan Arsenal keluar sebagai juara dua kompetisi Eropa musim ini. Gelar juara memang akan membuat kedua tim mendapat tiket otomatis ke Liga Champions meski gagal menembus empat besar di liga domestik.
UEFA hanya mengizinkan setiap negara maksimal diwakili lima klub pada ajang Liga Champions. Itu artinya, lima klub di atas harus mengamankan posisi ketiga Premier League untuk mencegah kemungkinan terburuk tersebut terjadi.




