Porostimur.com, Teheran — Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas di Selat Hormuz. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menghancurkan kapal permukaan nirawak milik Amerika Serikat yang tengah melakukan operasi pengawasan di pintu masuk jalur strategis tersebut.
IRGC bahkan merilis rekaman video yang memperlihatkan sebuah kapal nirawak terbakar di tengah laut. Namun, hingga kini militer Amerika Serikat belum mengonfirmasi bahwa pihaknya kehilangan aset tersebut.
Angkatan Laut IRGC menyebut kapal nirawak bernomor lambung 5838 itu diserang ketika beroperasi di sekitar jalur perairan Selat Hormuz pada Kamis.
Media pemerintah Iran mengidentifikasi kapal tersebut sebagai Saildrone Explorer, platform permukaan nirawak Amerika Serikat yang digunakan untuk pengawasan maritim.
“Dalam beberapa hari terakhir, militer teroris dan agresor Amerika, karena takut mendekati dan berhadapan dengan para pejuang Islam, telah mengerahkan kapal-kapal nirawaknya ke Selat Hormuz,” kata IRGC, dikutip Russia Today, Jumat (11/9/2026).
IRGC: Setiap Kehadiran Bermusuhan Akan Jadi Sasaran
IRGC menegaskan Selat Hormuz tetap berada dalam kendali serta pengawasan intelijen Teheran.
Peringatan keras pun disampaikan kepada pihak-pihak yang dianggap memiliki kepentingan militer di jalur pelayaran tersebut.









