Italia Akhirnya Tumbang, Roberto Mancini Kecewa Berat Sama Leonardo Bonucci

oleh -44 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Rekor tak terkalahkan Italia selama dipegang Roberto Mancini akhirnya terhenti. Pada Kamis (7/10/2021) dini hari, Gli Azzurri menelan kekalahan dengan skor 1-2 di tangan salah satu rivalnya, Spanyol.

Keduanya dipertemukan dalam laga semifinal UEFA Nations League setelah berhasil memuncaki grup masing-masing. Pertandingan kali ini dilaksanakan di markas Gli Azzurri yang juga dikenal sebagai stadion legendaris, San Siro.

Gawang Italia yang dikawal Gianluigi Donnarumma jebol pada menit ke-17 lewat aksi pemain Manchester City, Ferran Torres. Situasinya semakin memburuk buat Italia jelang babak pertama usai.

Bek Juventus, Leonardo Bonucci, mendapatkan kartu kuning kedua yang membuatnya terusir dari lapangan pada menit ke-42. Tidak lama berselang, Spanyol menggandakan skor kembali lewat Torres. Italia baru bisa membalas di babak kedua melalui aksi Lorenzo Pellegrini.

Mancini Kecewa

Ceritanya mungkin berbeda andai Italia masih lengkap di atas lapangan. Itulah mengapa Roberto Mancini selaku pelatih merasa kecewa. Ia meyakini kalau Bonucci harusnya bisa menghindari kartu kuning kedua yang didapatkannya.

Baca Juga  Rilis 47 Lagu ‘Kieraha Bhayangkara Band’ Tuai Penghargaan dan Apresiasi

“Pertandingan seperti ini, terkadang insiden-insiden bisa mengubahnya. Babak pertama harusnya bisa usai dengan kedudukan imbang 1-1,” kata Mancini kepada RAI Sport usai laga.

“Jelas, Spanyol menguasai bola dengan baik, tapi kecewa rasanya kalah seperti ini, bermain dengan 10 orang. Kami membuat kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan di level ini.

“Sejujurnya, saya tidak melihat [pelanggaran itu] pantas diganjar kartu kuning, tapi bukan itu intinya. Leo harusnya tidak membiarkan dirinya mendapatkan kartu dalam kedua situasi tersebut,” lanjutnya.

Performa yang Membanggakan

Kendati demikian, Italia mampu menunjukkan performa yang gemilang meski dengan 10 orang saja. Mereka tidak kebobolan di babak kedua, malah mampu memperkecil kedudukan. Ini nilai plus yang ditangkap Mancini.

Baca Juga  Parangi Anak-Istri, La Adili Meringkuk di Sel Polresta Ambon

“Bermain seperti ini, mencetak gol dan tidak kebobolan lebih banyak saat bermain dengan 10 orang merupakan performa yang bagus.”

“Kami membutuhkan tenaga segar dan itu membantu saat bermain dengan 10 orang. Kami bisa memakai beberapa pemain yang lebh muda. Tapi saya pikir bahwa terlepas dari kekalahan, performa ini memberi kami kekuatan,” pungkasnya.

Kendati kalah, urusan Italia di UEFA Nations League belum selesai. Mereka masih harus menjalani laga perebutan posisi ketiga pada Minggu (10/10/2021) nanti, di mana lawannya ditentukan dari hasil laga semifinal lainnya antara Belgia melawan Prancis.

(red/bola.net)

No More Posts Available.

No more pages to load.