Dari uraian di atas, KPK menghadapi kenyataan keenam skenario yang dijalankan untuk menjerat Anies Baswedan menemukan jalan buntu. Hal ini sebagai pertanda KPK telah memilih jalan sesat dalam penanganan korupsi Formula E. Perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK alih-alih menyadarkan mereka untuk menangani perkara korupsi secara profesional, adil, dan tidak tebang pilih, malahan makin menambah sesatnya penanganan dugaan korupsi Formula E.
Saran terbaik untuk pimpinan KPK adalah menghentikan penanganan perkara ini dan fokus menuntaskan beberapa kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang aroma korupsinya mengusik rasa keadilan di masyarakat. Sudah saatnya menangani setiap kasus korupsi secara profesional, objektif, dan independen dan kembali ke jalan yang benar bagaikan dewi keadilan dalam mitologi Yunani. (*)











