Hotel di sekitar JIS kabarnya sudah penuh. Gak tersisa room untuk mereka menginap. Karena hanya dengan cara menginap di sekitar JIS, mereka memungkinkan bisa masuk ke area JIS. No room yang tersisa.
Kedua, massa yang akan hadir di JIS berasal dari seluruh pelosok Indonesia. Ini tidak seperti biasanya. Umumnya, kampanye bersifat lokal. Di Surabaya misalnya, yang hadir hanya masyarakat Jawa Timur di sekitar wilayah Surabaya. Di Makassar, ya yang datang adalah mereka yang tinggal gak jauh dari Makassar. Begitu juga di Medan. Jumlahnya pun tembus satu juta. Apalagi, kampanye di JIS. Para pendukung Anies-Muhaimin yang akan datang berasal dari seluruh pelosok Indonesia. Diperkirakan lebih dari 30 provinsi. Ini rekor tersendiri.
Tapi yakinlah, MURI tidak akan berani memberikan hadiah dan nominasi. Pemilik bus aja ada yang takut disewa busnya, apalagi MURI. Kasus pajak bisa dibongkar. Gak bahaya tah?
Yang pasti, kampanye Anies-Muhaimin di JIS menjadi berkah buat semua maskapai penerbangan, angkutan perkapalan, travel, kereta, bus way, ojek online, dll. Pedagang asongan di sekitar JIS juga dapat berkahnya. Sulahkan jika anda juga ikut ngais rizki dengan jualan gorengan atau air mineral.
Ketiga, mereka yang hadir di JIS, pakai biaya sendiri. Rogoh kocek sendiri. Tidak dimobilisasi dengan dana dari timses. Tidak ada keterlibatan oligarki. Tidak ada pengusaha yang merasa ditekan dan dipaksa bantu biaya. Yang bisa nekan, iti hanya penguasa.









